Persiapan Ujian
a. Kuasai
materi ujian sesuai setandar kelulusan yang ditetapkan
Penguasaan materi ujian harus telah disiapkan jauh-jauh hari sebelum ujian,
sehingga malam menjelang ujian tinggal mengulang-ulang meteri yang dianggap sulit. Janganlah
belajar terlalu larut, belajar yang baik adalah belajar
dengan rutin dan dengan waktu yang cukup, sudah tidak
saatnya lagi belajar semalaman karena paginya ujian.
b. Jaga
kesehatan
Kesehatan harus dijaga selama kegiatan ujian berlangsung, untuk itu hindari
dari hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan
misalnya kurang tidur karena terlalu banyak belajar. Pola makan harus
diperhatikan dan juga hindari makanan atau minuman yang dapat mengganggu kesehatan,
misalnya banyak minum minuman tertentu dengan tujuan biar tidak mengantuk saat
belajar. Sebelum berangkat ujian harus makan pagi secukupnya dan tidak boleh
berlebihan.
c. Siapkan
perlengkapan ujian
Perlengkapan untuk ujian yang harus dibawa jangan
sampai tertinggal karena bila ini terjadi sangat mengganggu konsentrasi dalam
ujian, misalnya tidak membawa peraut pensil, ketika ujian telah berlangsung
tiba-tiba harus meruncingkan pensil maka konsentrasi akan terganggu.
Perlengkapan yang harus dibawa antara
lain adalah kartu peserta ujian, pensil, peraut pensil, karet penghapus, mistar
bantu untuk menghitamkan jawaban komputer, bollpen, tip-ex, mistar.
d. Datang lebih
awal
Sangat dianjurkan datang ke tempat ujian lebih awal dari waktu yang telah ditetapkan. Dengan datang
lebih awal kondisi jalan belum begitu padat dan terhindar dari kemacetan.
Dengan datang lebih awal kondisi kejiwaan juga lebih tenang sehingga memudahkan
untuk berkonsentrasi dalam menjawab soal ujian. Pada hari pertama ujian dengan
datang lebih awal dapat digunakan untuk memastikan ruang tempat ujian. Jangan
sampai terjadi salah masuk ruang, karena bila ini terjadi dapat membuat gugup
dan dapat mengganggu konsentrasi. Perlu diperhatikan juga adalah berdo'a dan
minta do'a restu kepada kedua orang tua sebelum berangkat ujian.
e. Tidak perlu
membawa buku pelajaran
Saat berangkat ujian harus dipastikan bahwa sudah siap untuk ujian, sehingga
tidak perlu lagi membawa buku pelajaran untuk dibaca. Saat menunggu waktu ujian
tiba tidak perlu mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan materi ujian,
karena ini dapat mengganggu konsentrasi sehingga melemahkan materi yang sudah ada dalam ingatan siswa.
Menjawab Soal Ujian
a. Menulis data peserta dengan cermat pada lembar jawaban
komputer (LJK)
Ini sangat penting karena keliru dalam menulis data peserta akan berakibat
fatal. Isikan data peserta seperti nama, tanggal lahir, nomor ujian, nama mata
pelajaran dengan cermat.
b. Baca sekilas
seluruh soal sebelum mulai menjawab
Dengan membaca sekilas seluruh soal sebelum mulai menjawab akan diketahui
cakupan materi ujian, dengan demikian dapat dibuat prioritas soal mana yang harus dikerjakan lebih dahulu,
ingat siswa berpacu dengan waktu. Janganlah karena terfokus pada soal yang sukar waktu habis, sementara
soal yang lebih mudah belum dikerjakan.
Khusus untuk mata ujian yang banyak menggunakan
rumus-rumus seperti Matematika dan IPA, setelah membaca sekilas seluruh soal
sebelum mulai menjawab, tulislah seluruh rumus-rumus yang diperlukan di kertas corat-coret.
Dengan cara ini diharapkan karena ingatan masih segar banyak rumus yang masih diingat dapat ditulis
dengan benar, jadi tidak ada masalah dengan lupa rumus. Setelah sampai pada
soal yang memerlukan rumus-rumus tersebut,
siswa tinggal melihat lagi di kertas corat-coret.
c. Menghitamkan
bulatan pilihan jawaban dengan benar dan cepat
Untuk ujian nasional data peserta dan jawaban harus ditulis dengan pensil 2B
pada lembar jawaban komputer. Untuk memberi tanda bulatan pada pilihan jawaban yang dimaksud dapat menggunakan
bantuan mistar khusus. Perlu diperhatikan mistar khusus yang digunakan haruslah bersih dan
saat pindah ke nomor selanjutnya harus diangkat, sebab bila digeser maka bekas
bulatan pensil pada lembar jawaban akan tersapu sehingga mengotori lembar
jawaban komputer tersebut. Bila hal ini terjadi dikhawatirkan akan mengganggu
hasil pembacaan mesin scanner saat dikoreksi nanti. Yang paling praktis adalah berlatih membiasakan
mengitamkan bulatan jawaban tanpa mistar, membuat bulatan harus dari pinggir
tepat sebesar bulatan yang ada baru kemudian
penuh ke tengah. Bila ada tanda bulatan yang mau diganti, bulatan lama harus
dihapus sampai bersih, untuk itu karet penghapus yang digunakan juga harus bersih dan yang berkualitas cukup baik.
d. Memanfaatkan
sisa waktu untuk memeriksa lagi jawaban
Dari pengalaman pelaksanaan ujian tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa mata
ujian yang dirasakan waktunya berlebih.
Gunakan sisa waktu yang ada untuk memeriksa
lagi jawaban, karena besar kemungkinan ada jawaban yang masih belum betul. Jangan
habiskan sisa waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat misalnya
mencoret-coret kertas, melamun, bisik-bisik dengan siswa lain, dsb. Bila sudah
yakin betul dengan jawaban yang ada, sedang sisa waktu
masih ada lebih baik segera pulang untuk mempersiapkan ujian berikutnya, bila
pengawas sudah mengijinkan untuk pulang.
Harapan kita semua, semoga pada Ujian Nasional dan Ujian Sekolah tahun
2010-2011 ini seluruh siswa yang telah mempersiapkan
diri dengan usaha dan do’a dengan optimal berhasil menempuh ujian tersebut
dengan predikat yang memusakan sehinga
dapat meneruskan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai obsesi
mereka.
Persiapan Ujian
a. Kuasai materi ujian sesuai setandar kelulusan yang ditetapkan
Penguasaan materi ujian harus telah disiapkan jauh-jauh hari sebelum ujian,
sehingga malam menjelang ujian tinggal mengulang-ulang meteri yang dianggap sulit. Janganlah
belajar terlalu larut, belajar yang baik adalah belajar
dengan rutin dan dengan waktu yang cukup, sudah tidak
saatnya lagi belajar semalaman karena paginya ujian.
b. Jaga
kesehatan
Kesehatan harus dijaga selama kegiatan ujian berlangsung, untuk itu hindari
dari hal-hal yang dapat mengganggu
kesehatan misalnya kurang tidur karena terlalu banyak belajar. Pola makan harus
diperhatikan dan juga hindari makanan atau minuman yang dapat mengganggu kesehatan,
misalnya banyak minum minuman tertentu dengan tujuan biar tidak mengantuk saat
belajar. Sebelum berangkat ujian harus makan pagi secukupnya dan tidak boleh
berlebihan.
c. Siapkan
perlengkapan ujian
Perlengkapan untuk ujian yang harus dibawa jangan
sampai tertinggal karena bila ini terjadi sangat mengganggu konsentrasi dalam
ujian, misalnya tidak membawa peraut pensil, ketika ujian telah berlangsung
tiba-tiba harus meruncingkan pensil maka konsentrasi akan terganggu.
Perlengkapan yang harus dibawa antara
lain adalah kartu peserta ujian, pensil, peraut pensil, karet penghapus, mistar
bantu untuk menghitamkan jawaban komputer, bollpen, tip-ex, mistar.
d. Datang lebih
awal
Sangat dianjurkan datang ke tempat ujian lebih awal dari waktu yang telah ditetapkan. Dengan datang
lebih awal kondisi jalan belum begitu padat dan terhindar dari kemacetan.
Dengan datang lebih awal kondisi kejiwaan juga lebih tenang sehingga memudahkan
untuk berkonsentrasi dalam menjawab soal ujian. Pada hari pertama ujian dengan
datang lebih awal dapat digunakan untuk memastikan ruang tempat ujian. Jangan
sampai terjadi salah masuk ruang, karena bila ini terjadi dapat membuat gugup
dan dapat mengganggu konsentrasi. Perlu diperhatikan juga adalah berdo'a dan
minta do'a restu kepada kedua orang tua sebelum berangkat ujian.
e. Tidak perlu
membawa buku pelajaran
Saat berangkat ujian harus dipastikan bahwa sudah siap untuk ujian, sehingga
tidak perlu lagi membawa buku pelajaran untuk dibaca. Saat menunggu waktu ujian
tiba tidak perlu mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan materi ujian,
karena ini dapat mengganggu konsentrasi sehingga melemahkan materi yang sudah ada dalam ingatan siswa.
Menjawab Soal Ujian
a. Menulis data peserta dengan cermat pada lembar jawaban
komputer (LJK)
Ini sangat penting karena keliru dalam menulis data peserta akan berakibat
fatal. Isikan data peserta seperti nama, tanggal lahir, nomor ujian, nama mata
pelajaran dengan cermat.
b. Baca sekilas
seluruh soal sebelum mulai menjawab
Dengan membaca sekilas seluruh soal sebelum mulai menjawab akan diketahui
cakupan materi ujian, dengan demikian dapat dibuat prioritas soal mana yang harus dikerjakan lebih dahulu,
ingat siswa berpacu dengan waktu. Janganlah karena terfokus pada soal yang sukar waktu habis, sementara
soal yang lebih mudah belum dikerjakan.
Khusus untuk mata ujian yang banyak menggunakan
rumus-rumus seperti Matematika dan IPA, setelah membaca sekilas seluruh soal
sebelum mulai menjawab, tulislah seluruh rumus-rumus yang diperlukan di kertas
corat-coret. Dengan cara ini diharapkan karena ingatan masih segar banyak
rumus yang masih diingat dapat ditulis
dengan benar, jadi tidak ada masalah dengan lupa rumus. Setelah sampai pada
soal yang memerlukan rumus-rumus tersebut,
siswa tinggal melihat lagi di kertas corat-coret.
c. Menghitamkan
bulatan pilihan jawaban dengan benar dan cepat
Untuk ujian nasional data peserta dan jawaban harus ditulis dengan pensil 2B
pada lembar jawaban komputer. Untuk memberi tanda bulatan pada pilihan jawaban yang dimaksud dapat menggunakan
bantuan mistar khusus. Perlu diperhatikan mistar khusus yang digunakan haruslah bersih dan
saat pindah ke nomor selanjutnya harus diangkat, sebab bila digeser maka bekas
bulatan pensil pada lembar jawaban akan tersapu sehingga mengotori lembar
jawaban komputer tersebut. Bila hal ini terjadi dikhawatirkan akan mengganggu
hasil pembacaan mesin scanner saat dikoreksi nanti. Yang paling praktis adalah berlatih membiasakan
mengitamkan bulatan jawaban tanpa mistar, membuat bulatan harus dari pinggir
tepat sebesar bulatan yang ada baru kemudian
penuh ke tengah. Bila ada tanda bulatan yang mau diganti, bulatan lama harus
dihapus sampai bersih, untuk itu karet penghapus yang digunakan juga harus bersih dan yang berkualitas cukup baik.
d. Memanfaatkan
sisa waktu untuk memeriksa lagi jawaban
Dari pengalaman pelaksanaan ujian tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa mata
ujian yang dirasakan waktunya berlebih.
Gunakan sisa waktu yang ada untuk memeriksa
lagi jawaban, karena besar kemungkinan ada jawaban yang masih belum betul. Jangan
habiskan sisa waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat misalnya
mencoret-coret kertas, melamun, bisik-bisik dengan siswa lain, dsb. Bila sudah
yakin betul dengan jawaban yang ada, sedang sisa waktu
masih ada lebih baik segera pulang untuk mempersiapkan ujian berikutnya, bila
pengawas sudah mengijinkan untuk pulang.
Harapan kita semua, semoga pada Ujian Nasional dan Ujian Sekolah tahun
2010-2011 ini seluruh siswa yang telah mempersiapkan
diri dengan usaha dan do’a dengan optimal berhasil menempuh ujian tersebut
dengan predikat yang memusakan sehinga
dapat meneruskan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai obsesi
mereka.
Selain itu tips lain dalam sukses UN :
Kiat Sukses Ujian Nasional UN
2013
Ujian
Nasional 2013 tak terasa semakin mendekat, mau tidak mau siswa-siswi harus
sudah memikirkan secara serius bagaimana menghadapi UN yang sudah menanti. Dari
persiapan strategi cara belajar, sampai dengan strategi cara mengolah pikiran
mental supaya siap secara psikis. Karena tak jarang ada beberapa siswa yang
justru drop dan jatuh sakit menjelang ujian berlangsung, hal tersebut bisa
terjadi karena kurangnya persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional. Lalu
bagaimanakah cara atau kiat sukses Ujian Nasional UN 2013? Berbagi tips sedikit
semoga bermanfaat untuk para siswa yang mempersiapkan dirinya menghadapi Ujian
Nasional.
Persiapan awal
Persiapkan jauh-jauh hari agar tidak
menyesal saat hari penentuan. Kalau belum dimulai segeralah mulai dari
sekarang. Buatlah sebuah planning untuk mempelajari materi setiap harinya.
Misalnya hari senin mempelajari matematika, kemudian selasa mapel lainnya dan
seterusnya. Lakukan itu secara continyu alias ajeg, karena dengan belajar rutin
seperti itu pekerjaan dalam mempelari materi tidak akan menumpuk. Selain itu
belajarlah materi-materi soal dan pembahasannya, latih secara rutin, dengan
sering mengerjakan soal berarti sudah melatih diri untuk siap menemukan
berbagai macam jenis soal yang mungkin akan muncul dalam Ujian Nasional. Dan
kiat sukses UN yang paling penting untuk dimulai dari sekarang adalah banyak
berdo’a, minta dido’akan teman saudara terutama do’a orang tua. Nah itu untuk
persiapan awal menurut ilmuku.net
Persiapan menjelang hari Ujian Nasional
Setelah
melakukan persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari maka untuk persipan menjelang
Ujian Nasional tentulah tidak akan terlalu membuat stress, karena minimal 60
persen materi sudah bisa dikuasai. Kalau menjelang Ujian Nasional sudah merasa
siap materi ujian tentunya mental dan pikiran kita akan yakin, mengerjakan soal
ujian nasional pun tentu akan yakin, tanpa perlu tengak tengok atau membawa
contekan (ingat sekali mencontek berarti mencurangi hati nurani, kalau ketahuan
juga jadi panjaaannnnggg urusannya).
Nah
yang penting juga adalah jangan lupa minta do’a restu orang tua, minta do’a
sama bapak ibu guru, dan berdo’a sebelum mengerjakan soal Ujian Nasional.
Yakinlah dengan kemampuan sendiri, jangan mudah percaya dengan isu bocoran soal
yang sering beredar. Jangan juga memforsir diri belajar dengan sistem wayangan
atau SKS Sistem Kebut Semalam, karena selain bikin bingung bisa juga kecapekan
saat mengerjakan soal yang akhirnya tidak maksimal dalam mengerjakan soal.
Saat menghadapi soal Ujian Nasional
Kalau
soal sudah berada di hadapan, tentu yang harus dilakukan adalah teliti soal,
jumlah soal, dan nomor urutnya, jangan lupa mengecek nama, nomor ujian, serta
kode soal. Kerjakan soal yang dianggap mudah dahulu, baca soal dengan teliti,
dan gunakan waktu secara maksimal, tidak perlu terburu-buru untuk keluar.
Sekali lagi diingatkan yakinlah dengan kemampuan sendiri, jangan mencontek atau
tanya sana-sini, yang tak jarang malah menjerumuskan, dan tentunya perbuatan
yang tidak jujur hasilnya juga kurang berkah.
Untuk
soal-soal yang memang benar-benar tidak bisa silakan sambil berdo’a kemudian
bismillah yakin memilih salah satu semoga benar, he… gak papa daripada dah
ngawur gak pake do’a. Setelah selesai mengerjakan jangan lupa berdo’a lagi.
Nah
itu beberapa kiat sukses Ujian Nasional 2013 yang bisa ilmuku.net sampaikan,
semoga bermanfaat, salam….
Sumber : Ilmuu.com
Nama: Kelita Purwanti
Kelas: xi ipa 7
No: 17