Nama : Kelita
Purwanti
Nim :
155211180
Kelas : MBS 6E
DISNEY SUKSES
BERADAPTASI DI HONGKONG
SEBUAH
PERSPEKTIF GLOKALISASI
Taman yang berdiri di Hongkong pada tahun 2005 ini disebut dengan Hongkong
Disneyland.Disneyland yang telah mendunia dan di dirikan pertama kali di negara
Adidaya yang tak lain yaitu Amerika Serikat,kehadiran Disney pertama kali di
China tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat setempat karena terkesan
memaksakan budaya Amerika di China,setalah mengetahui hal tersebut maka lalu
eksekutif Disney berusaha untuk memenuhi tuntutan penduduk lokal dengan
mengadopsi dan menerapkan budaya lokal dan memadukan dengan budaya
global.Proses tersebut dinakan dengan glokalisasi dimana penggabungan antara
budaya global dengan lokal dan hal ini tidaklah mudah kareana perpedaan dua
konsep yang disatukan menjadi satu perpaduan budaya.
Kondisi
Hongkong Disneyland dari pertama kali di buka hingga saat ini. Walt Disney Company adalah salah
satu bisnis media dan hiburan terbesar di dunia. Perusahaan ini tumbuh dari
sebuah bisnis kecil pada tahun 1923.Pada tahun 1920 dan 1930-an, Disney terdiri
dari satu studio dan satu taman. Pada akhir abad kedua puluh, mengalami penolakan
untuk membiarkan inspektur makanan Cina ke tempat (Wiseman, 2005). Hal tersebut
terjadi karena menurut pemimpin buruh dan legislator Lee Cheuk-Yan, Hong Kong
bukanlah tempat yang baik untuk menjadi koloni Disney.,dari pendapat Lee
tersebut,menjelaskan bahwa Hongkong tidak tepat untuk Disney,yang pada intinya
tidak semestinya Disney membuka cabang di Hongkong istialah mudahnya seperti
itu lah. HongKong Disneyland tidak bisa mengelola untuk menarik pelanggan
karena dianggap terlalu kecil untuk taman tema Disney lainnya di seluruh dunia
(yaitu, Disneyland, Disney World, Tokyo Disneyland, dan Disneyland Paris).
Sejalan dengan perdebatan ini, setelah Hong Kong Disneyland dibuka,menghadapi
persaingan yaitu Ocean Park, sebuah taman yang terleta di selatan Hongkong. Ocean
park memilki pengunjung kurang lebih lima juta pengunjung dari data bebera
tahun yang lalu.Selain itu, kota Hong Kong menganggap kehadiran
Disney tidak dapat diterima. Dari bebarapa pendapat ahli yang ada
dalam paper dapat dikatakan bahwa kehadiran Disney pertama kali di Hongkong
tidak mendapat sambutan yang baik dari masyarakat maupun pemerintah setempat
karena budaya Disney yang dianggap tidak sesuai dengan budaya lokal.Maka
eksekutif memutuskan untuk memikirkan hal tersebut demi kalangsungan keberadaan
disney di Hongkong.
Glokalisasi
Hongkong Disneyland.Tantangan utama Hongkong Disneyland adalah untuk
menyesuakan filosofi perusahaan,pertunujkan spesialisasi budaya lokal orang
China,pola pikir dan lingkungan sambil menjaga keutuhan dari tema Disney, sesuatu yang telah terbukti
menantang untuk eksekutif Disney (Marr, 2007) . Dengan mengintegrasikan dirinya
ke dalam konteks Cina, tujuan dari Disney adalah untuk menghindari masalah
reaksi budaya, adat istiadat, dan tradisi. Bagian ini menjelaskan, secara
rinci, empat perubahan besar dari glokalisasi yang telah membuat
Hong Kong Disneyland lebih sukses: (1) pengurangan harga (2) adaptasi terhadap
kebiasaan pengunjung lokal (3) perubahan tatanan dan pengaturan,dan
(4) adaptasi terhadap praktik pekerja.
Ketika Disneyland dibuka bulan September tahun 2005,daerah tempat
pembangunan hongkong Disneyland belum sepunuhnya pulih akibat krisis keuangan
di asia tahun 1990-an.Benerpa hiburan baru ditawarkan ketika tahun
2008,seperti hiburan musiman diantaranya Disney Hounted Hallowin, A Sparkling
Christmas ,Disney Chinese new year itu semua ditampilkan di taman
untuk perayaan utama festival Cina.Selain itu kembang api dan mesiu
juga sudah melekat di Cina.Untuk itu manajer mengambil langkah bijaksana dengan
mengadakan firework ekstravagansa.Dalam taman itu juga anak -anak bisa
merasakan berada didunia fantasi karena bisa bertemu dengan tokoh tokoh kartun
yang meraka biasanya lihat di dunia maya.Dalam waktu yang cukup lama Cina
berada dibawah kepemimpinan orang komunis sehingga sampai hari ini mickey and
minie mouse menggunakan kostum berwarna merah ,sesuai adat Cina hal ini untuk
menarik pengunjung untuk datang.
Pemeran di taman menggunakan bahasa Inggris dengan dialek lokal.di Hongkong
salah satu dialek resmo adalah Katon dan Patunghua untuk diaelek Cina dan
menjadi dialek standart di Cina,karena penduduk lokal yang tidak begitu
mengenal Walt Disney Company ,sehingga taman menghasilkan panduan yang
menunjukan tempat tempat seperti wahana dan pertunjukan.Peta dan brosur dalam
karekter tradisional dan disederhanakan dalam karakater,jepang,Inggris.Disney
sendiri siap menyesuakan diri dengan budaya lokal salah satu nya dengan
menggelar “ini adalah dunia mini” dengan menampilkan boneka wanita dnegan
kostum opera tradisonal Cina,Victoria harbour dengan gedung pencahar
langit.Tujuanya taklain dan tak buan ialah untuk berbaur dengan unsur budaya
loka,tradisonal,dan global.
Pengunjung dari cina dan Hongkong akan senang jika melihat “Jungle
Cruise”.Dalam hal ini Disney menyediakan hal baru dimana nahkoda akan berbicar
dengan kantonese,patunghua dan bahasa Inggris,jadi nanti ketika meraka naik
kapal nahkoda akan menyesuaikan bahasa mereka.Nahkoda membuat lelucon dan
leluconya tersebut telah disesuaikan dengan kepekaan budaya lokal.Selain itu
juga meyediakn kamboja untuk para pengunjung untuk mengenang masa lalu.Ketika
memasuki tahun baru imlek Disney begitu ramai pengunjung.
Sejalan dengan
hal tersebut maka Disney akan memasukan hidangan makanan Cina kedalam
menu,namun disini kendalanya makanan Cina yang begitu mahal ,seperti sup sirip
hiu.Seiring dengan sup,babi panggang dan abalone akan dimasukan kedalam menu
hidagan perikahan yang di promosikan di dua hotel di Hongkong Disneyland. Sup sirip ikan hiu adalah hidangan
elegan Cina yang telah lama populer di pesta pernikahan dan acara-acara sosial
besar lainnya. Sup sirip hiu memiliki signifikansi budaya dan dianggap mewah
dan tanda kemakmuran dan kemurahan hati.
Dengan
penampilan yang sama Disneyland memiliki taman topiary dimana disana orang
orang menggunakan kostum mickey,minne dan karakter kartun yang lain mereka bisa
diajak foto oleh pengunjung,banyak pengunjung yang memanfaatkan suasa
pemandangan yang telah disediakan untuk diabdikan untuk moment sendiri dan
bersama keluarga disana juga ada pernak pernik yang bisa dibeli pengunjung.
Adaptasi untuk praktik kerja para tenaga kerja Hongkong Disneyland yang
menerapkan praktik tenaga kerja AS untuk orang-orang di Cina.Prakterk kerja
mengacu pada tradisi karyawan dan filosofi perusahaan secara
keseluruhan.Misalnya saja semboyan Disney yaitu “tempat paling bahagia di
dunia” dengan otomatis karyawan juga menerpkan semboyan tersebut,dengan menebar
senyuman dan bersikap ramah.Namun di Cina bersikap terlalu ramah malah
menimbulkan efek kecurigaan,untuk itu dianjurkan karyawan terseenyum hanya dalm
waktu kurang dari 60 detik.
Senyum yang diterpakn di perusahaan Disney,memiliki masalah ketika
diterapkan di Hongkong karena orang orang Hongkong tidak terkenal ramah.Orang
orang di Hongkong menganggap orang yang tersenyum penuh dengan kepalsuan atau
tidak ada ketulusan dalam senyuman mereka,hal tersebut dianamkan emosioanal
pekerja,akarean mereka dituntuk untuk itu demi profesianlitas pekerjaan.
Dalam perspektif yang sama ketika Disney pertama dibuka tahun 2005
,karyawan diberitahukan bahwa mereka tidak sedang bekerja tapi melakuakan
pertunjukan diatas panggung ,ini semua bermasud untuk memberikan motivasi untuk
karyawan,mereka di intruksikan seolah olah mereka diatas panggung.Kesuksesan dari
glokalisasi memebuat manajer untuk bernegoisiasi kepada China untuk mendirikan
satu taman Disney lagi di Cina,yang akan dinamai dengan Shanghai Disney dan
harapan perusahaan Shangha Disney akan memberikan hal yang lebih terkait
fim,tema,pertunjukan,pelayanan,produk untuk kepuasan orang Cina.Disney berniat
untu membuat hidangan yang lebih luas untuk memenuhi kepuasan pasar konsumen.
Kesimpulanya menunjukan bahawa perusahaan sebesar Disney saja harus
menunjukan flexibilitas dan penyesuaian terhadap budaya lokal.Untuk
mengahsilkan keuntungan yang tinngi, suapaya tetap bertahan dan berkompetisi di
area global.Ketika melihat kronologi bahwa Disney di awal dibukanya pada tahun
2005 sempat mengalami kegagalan karena kurang bisa memhami budaya lokal,dan
perpatok pada budaya di AS.Disni dapat di garis bahahi bahwa perusahaan tidak
selalu sukses dengan menerapkan budaya global namun juga harus memadukan dengan
budaya lokal.
