Halaman

Senin, 26 Februari 2018

Hongkong Disneyland





Nama : Kelita Purwanti
Nim     : 155211180
Kelas :  MBS 6E
DISNEY SUKSES BERADAPTASI DI HONGKONG
SEBUAH PERSPEKTIF GLOKALISASI
                                                                                 
Taman yang berdiri di Hongkong pada tahun 2005 ini disebut dengan Hongkong Disneyland.Disneyland yang telah mendunia dan di dirikan pertama kali di negara Adidaya yang tak lain yaitu Amerika Serikat,kehadiran Disney pertama kali di China tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat setempat karena terkesan memaksakan budaya Amerika di China,setalah mengetahui hal tersebut maka lalu eksekutif Disney berusaha untuk memenuhi tuntutan penduduk lokal dengan mengadopsi dan menerapkan budaya lokal dan memadukan dengan budaya global.Proses tersebut dinakan dengan glokalisasi dimana penggabungan antara budaya global dengan lokal dan hal ini tidaklah mudah kareana perpedaan dua konsep yang disatukan menjadi satu perpaduan budaya.
Kondisi Hongkong Disneyland dari pertama kali di buka  hingga saat ini. Walt Disney Company adalah salah satu bisnis media dan hiburan terbesar di dunia. Perusahaan ini tumbuh dari sebuah bisnis kecil pada tahun 1923.Pada tahun 1920 dan 1930-an, Disney terdiri dari satu studio dan satu taman. Pada akhir abad kedua puluh, mengalami penolakan untuk membiarkan inspektur makanan Cina ke tempat (Wiseman, 2005). Hal tersebut terjadi karena menurut pemimpin buruh dan legislator Lee Cheuk-Yan, Hong Kong bukanlah tempat yang baik untuk menjadi koloni Disney.,dari pendapat Lee tersebut,menjelaskan bahwa Hongkong tidak tepat untuk Disney,yang pada intinya tidak semestinya Disney membuka cabang di Hongkong istialah mudahnya seperti itu lah. HongKong Disneyland tidak bisa mengelola untuk menarik pelanggan karena dianggap terlalu kecil untuk taman tema Disney lainnya di seluruh dunia (yaitu, Disneyland, Disney World, Tokyo Disneyland, dan Disneyland Paris). Sejalan dengan perdebatan ini, setelah Hong Kong Disneyland dibuka,menghadapi persaingan yaitu Ocean Park, sebuah taman yang terleta di selatan Hongkong. Ocean park memilki pengunjung kurang lebih lima juta pengunjung dari data bebera tahun yang lalu.Selain itu, kota Hong Kong menganggap kehadiran Disney  tidak dapat diterima. Dari bebarapa pendapat ahli yang ada dalam paper dapat dikatakan bahwa kehadiran Disney pertama kali di Hongkong tidak mendapat sambutan yang baik dari masyarakat maupun pemerintah setempat karena budaya Disney yang dianggap tidak sesuai dengan budaya lokal.Maka eksekutif memutuskan untuk memikirkan hal tersebut demi kalangsungan keberadaan disney di Hongkong.
Glokalisasi Hongkong Disneyland.Tantangan utama Hongkong Disneyland adalah untuk menyesuakan filosofi perusahaan,pertunujkan spesialisasi budaya lokal orang China,pola pikir dan lingkungan sambil menjaga keutuhan dari tema Disney, sesuatu yang telah terbukti menantang untuk eksekutif Disney (Marr, 2007) . Dengan mengintegrasikan dirinya ke dalam konteks Cina, tujuan dari Disney adalah untuk menghindari masalah reaksi budaya, adat istiadat, dan tradisi. Bagian ini menjelaskan, secara rinci, empat perubahan besar dari  glokalisasi yang telah membuat Hong Kong Disneyland lebih sukses: (1) pengurangan harga (2) adaptasi terhadap kebiasaan pengunjung lokal (3) perubahan tatanan dan  pengaturan,dan (4) adaptasi terhadap praktik pekerja.
Ketika Disneyland dibuka bulan September tahun 2005,daerah tempat pembangunan hongkong Disneyland belum sepunuhnya pulih akibat krisis keuangan di  asia tahun 1990-an.Benerpa hiburan baru ditawarkan ketika tahun 2008,seperti hiburan musiman diantaranya Disney Hounted Hallowin, A Sparkling Christmas ,Disney Chinese new year itu semua ditampilkan di taman untuk  perayaan utama festival Cina.Selain itu kembang api dan mesiu juga sudah melekat di Cina.Untuk itu manajer mengambil langkah bijaksana dengan mengadakan firework ekstravagansa.Dalam taman itu juga anak -anak bisa merasakan berada didunia fantasi karena bisa bertemu dengan tokoh tokoh kartun yang meraka biasanya lihat di dunia maya.Dalam waktu yang cukup lama Cina berada dibawah kepemimpinan orang komunis sehingga sampai hari ini mickey and minie mouse menggunakan kostum berwarna merah ,sesuai adat Cina hal ini untuk menarik pengunjung untuk datang.
Pemeran di taman menggunakan bahasa Inggris dengan dialek lokal.di Hongkong salah satu dialek resmo adalah Katon dan Patunghua untuk diaelek Cina dan menjadi dialek standart di Cina,karena penduduk lokal yang tidak begitu mengenal Walt Disney Company ,sehingga taman menghasilkan panduan yang menunjukan tempat tempat seperti wahana dan pertunjukan.Peta dan brosur dalam karekter tradisional dan disederhanakan dalam karakater,jepang,Inggris.Disney sendiri siap menyesuakan diri dengan budaya lokal salah satu nya dengan menggelar “ini adalah dunia mini” dengan menampilkan boneka wanita dnegan kostum opera tradisonal Cina,Victoria harbour dengan gedung pencahar langit.Tujuanya taklain dan tak buan ialah untuk berbaur dengan unsur budaya loka,tradisonal,dan global.
Pengunjung dari cina dan Hongkong akan senang jika melihat “Jungle Cruise”.Dalam hal ini Disney menyediakan hal baru dimana nahkoda akan berbicar dengan kantonese,patunghua dan bahasa Inggris,jadi nanti ketika meraka naik kapal nahkoda akan menyesuaikan bahasa mereka.Nahkoda membuat lelucon dan leluconya tersebut telah disesuaikan dengan kepekaan budaya lokal.Selain itu juga meyediakn kamboja untuk para pengunjung untuk mengenang masa lalu.Ketika memasuki tahun baru imlek Disney begitu ramai pengunjung.
Sejalan dengan hal tersebut maka Disney akan memasukan hidangan makanan Cina kedalam menu,namun disini kendalanya makanan Cina yang begitu mahal ,seperti sup sirip hiu.Seiring dengan sup,babi panggang dan abalone akan dimasukan kedalam menu hidagan perikahan yang di promosikan di dua hotel di Hongkong Disneyland. Sup sirip ikan hiu adalah hidangan elegan Cina yang telah lama populer di pesta pernikahan dan acara-acara sosial besar lainnya. Sup sirip hiu memiliki signifikansi budaya dan dianggap mewah dan tanda kemakmuran dan kemurahan hati.
Dengan penampilan yang sama Disneyland memiliki taman topiary dimana disana orang orang menggunakan kostum mickey,minne dan karakter kartun yang lain mereka bisa diajak foto oleh pengunjung,banyak pengunjung yang memanfaatkan suasa pemandangan yang telah disediakan untuk diabdikan untuk moment sendiri dan bersama keluarga disana juga ada pernak pernik yang bisa dibeli pengunjung.

Adaptasi untuk praktik kerja para tenaga kerja Hongkong Disneyland yang menerapkan praktik tenaga kerja AS untuk orang-orang di Cina.Prakterk kerja mengacu pada tradisi karyawan dan filosofi perusahaan secara keseluruhan.Misalnya saja semboyan Disney yaitu “tempat paling bahagia di dunia” dengan otomatis karyawan juga menerpkan semboyan tersebut,dengan menebar senyuman dan bersikap ramah.Namun di Cina bersikap terlalu ramah malah menimbulkan efek kecurigaan,untuk itu dianjurkan karyawan terseenyum hanya dalm waktu kurang dari 60 detik.
Senyum yang diterpakn di perusahaan Disney,memiliki masalah ketika diterapkan di Hongkong karena orang orang Hongkong tidak terkenal ramah.Orang orang di Hongkong menganggap orang yang tersenyum penuh dengan kepalsuan atau tidak ada ketulusan dalam senyuman mereka,hal tersebut dianamkan emosioanal pekerja,akarean mereka dituntuk untuk itu demi profesianlitas pekerjaan.
Dalam perspektif yang sama ketika Disney pertama dibuka tahun 2005 ,karyawan diberitahukan bahwa mereka tidak sedang bekerja tapi melakuakan pertunjukan diatas panggung ,ini semua bermasud untuk memberikan motivasi untuk karyawan,mereka di intruksikan seolah olah mereka diatas panggung.Kesuksesan dari glokalisasi memebuat manajer untuk bernegoisiasi kepada China untuk mendirikan satu taman Disney lagi di Cina,yang akan dinamai dengan Shanghai Disney dan harapan perusahaan Shangha Disney akan memberikan hal yang lebih terkait fim,tema,pertunjukan,pelayanan,produk untuk kepuasan orang Cina.Disney berniat untu membuat hidangan yang lebih luas untuk memenuhi kepuasan pasar konsumen.
Kesimpulanya menunjukan bahawa perusahaan sebesar Disney saja harus menunjukan flexibilitas dan penyesuaian terhadap budaya lokal.Untuk mengahsilkan keuntungan yang tinngi, suapaya tetap bertahan dan berkompetisi di area global.Ketika melihat kronologi bahwa Disney di awal dibukanya pada tahun 2005 sempat mengalami kegagalan karena kurang bisa memhami budaya lokal,dan perpatok pada budaya di AS.Disni dapat di garis bahahi bahwa perusahaan tidak selalu sukses dengan menerapkan budaya global namun juga harus memadukan dengan budaya lokal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar