Sepucuk
surat untuk Tuhan
Tuhan
izinkan akau mengadu kepada-Mu lewat sepucuk surat ini.Jika waktu terus berlalu
,detik berganti menit,menit terus berlalu dan hingga jam silih berganti dan
hari terus kulalui dengan banyak kisah yang tergores dalam lembaran kelam yang
tenggalam bersama sang kenangan.Tuhan hari silih berganti rasa yang ku alami
kian datang dan pergi.Aku hanya sebatas hambamu yang tak luput dari khilaf dan
dosa.Delapan belas tahun sudah waktu telah kulalui dengan banyak kisah kasih didalamnya.Aku
hanyalah hamba yang penuh keluh kesah dan derai air mata.Aku terlahir ditengah
keluarga yang sangat menyayangiku dengan sepenuh hati,sepenuh jiwa dan
raga.Alhamduliah Ya Rabb kau telah berikan kasih sayang yang sempurna dalam
hidup ini.
Sejak
kecil aku selalu mendapatkan apa yang aku mau,ayah adalah sosok paling berarti
dalam hidup ini ayah yang selalu ada ,ibu adalah sosok cerah dalam hidup
ini.Eyang kakung adalah motivasi ku untuk aku selalu berusaha menjadi putri
kecil dengan secuil kebaikan yang selalu diajarkan oleh eyang.Eyang adalah
sosok panutan dan tokoh agama dalam lingkungan tempat dimana kita tinggal.Eyang
yang selalu berusaha sepenuh jiwa dan raga untuk membuat kelurga bahagia.Eyang
selalu mengajarkan kepada kita untuk selalu membantu dan memperdulikan
sesama,karena menurut eyang apabila kita meringankan beban orang lain insyallah
Allah akan meringan beban kita.Dan hal itu yang aku terapkan dalam hidup
ini.Aku hanya sesosok putri kecil yang ingin membuat orang orang disekelilingku
bahagia karena hadirnya diriku.
Sejak
duduk di bangku SD aku selalu berusaha untuk menjadi bintang kelas supaya my
family bahagia,karena kebahagian keluraga adalah hal terindah yang selalu aku
harapkan dalam hidup ini.Sejak kecil aku ingin sekali membuat keluarga bangga
akan hadirnya diriku di tengah tengah mereka.Tuhan aku sayang mereka sayangi
mereka seperti mereka menyayangi diriku.
Kelurgaku
memberi ku nama kelita sebuah nama indah yang penuh makna dan sejuta doa,kelita
adalah sesosok wanita cerdas dan berhati bak seorang malaikat tanpa
sayap,karena dia mengabdikan hidupnya untuk menjadi seorang dokter
relawan.Ketika aku terlahir di dunia ini beliau lah peerantara dari Tuhan
untunk menolong supaya aku bisa melihat indahnya dunia ini.
Ketika
aku mengetahui apa makna dan arti namaku semenjak saat itu juga aku ingin
sekali menjadi seperti dokter kelita yang bisa membantu menyelamatkan nyawa
orang lain,sungguh mulia menjadi seorang dokter.
Aku
terus berusaha untuk mewujudkan mimpi besar itu,semenjak SD aku sudah menjadi
dokter kecil hal tersebut sangat berarti dalam hidupku.Meskipun hanya hal hal
kecil yang dapat kulakukan ketika menjadi seorang dokter kecil dan aku berharap
dari hal kecil tersebut bisa memberikan sitik bercak putih dalam hidup orang
lain.
Aku
sangat yakin bahwa aku bisa mewujudkan mimpiku itu,keyakinan itu terus bertahan
sampai sekarang hingga usiaku menginjak 19 tahun ini,tanpa ku sadari bahwa
mimpi hanya tinggal mampi,mimpi menjadi seorang dr.Kelita Purwanti Sp.OG harus ku kubur dalam dalam,menjadi seorang
dokter ahli dalam kandungan yang
kebanyakan dokter kandungan itu adalah seorang laki laki aku ingin
memberikan suasana baru,yaitu menjadi dokter kandungan wanita,tapi apalah daya
ketika Tuhan membeerikan jalan lain,yang sejujurnya masih berat untuk
menjalannkan takdir ini dan menerima kenyataan bahwa yang kita baik tak
selamnya baikk buat kita,Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang
kita inginkan.Tuhan bila ini jalan terbaik yang Engkau berikan buat
hamba,izinkan hamba buat menjadi wanita yang dapat memberikan maanfaat kepada
orang orang yang menyayangiku.Tuhan aku tahu rencana-Mu sungguh indah untuk
setiap hambamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar